Rakyat Merdeka Online

Home   

Share |
Ada Seorang Menteri Terlibat Perselingkuhan?
Minggu, 29 Agustus 2010 , 10:10:00 WIB
Laporan:

  

RMOL. Isu tak sedap kembali menimpa salah satu pembantu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.

Isu tak sedap ini juga sama bentuknya dengan isu yang sempat dialamatkan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia Darwin Zahedy Saleh.

Meski Darwin yang diisukan berselingkuh dengan sekrataris pribadinya yang berinisial D ini telah membantah keras soal adanya perselingkuhan itu.

Nah, menteri yang kali ini diserang isu perselingkuhan disebutkan mulai menjalin hubungan dengan wanita lain sejak dia masih berada di satu pos kementerian pada Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) I. 

"Kejadian ini sudah ada sejak setahun sebelumnya," ujar sumber yang mengaku dekat dengan sang menteri kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 29/8).

Sumber yang tak mau menyebutkan identitasnya ini mengaku mau membeberkan kebejatan sang menteri itu karena tak ingin Indonesia dipimpin oleh seorang yang tidak memiliki moral.

"Saya juga berdosa bila tak mengungkap hal ini," ucapnya. [zul]


Baca juga:


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Dewi Gita & Armand Maulana, Duet Perdana Di Ultah Nikah Ke-20 Tahun

Rumahtangga Dewi Gita dan Armand Maulana sudah berjalan 20 tahun. Sebuah ? ...

 

Olla Ogah Kecipratan Duit Batubara Rp 6 M

Pihak keluarga menepis Olla terlibat pencucian uang. Diklaim bisnis batu b ...

 

Marah Pacar Ditaksir Anak

Setelah kisah cintanya dengan Brahim Zaibat berakhir tahun lalu, Madonna l ...

 

Luna Maya, Enak Dipacarin Reino Barack Ketimbang Ariel

Waktu sama Ariel, pacaran emosional, dibawa ke hati. Sama Reino lebih sant ...

 

Risty Tagor, Masih Bisa Kok Rujuk Bareng Rifky Balweel

Suara sumbang perihal alasan Risty Tagor menggugat cerai Rifky Balweel mul ...


Berita Populer

Bisa Saja Rakyat Malah Tepuk Tangan Setelah Jokowi-JK Naikkan Harga BBM
Muhaimin Iskandar: Harga BBM harus Dinaikkan karena Anggaran Kita Bocor
Demokrat Heran Melihat PDIP, Dulu Cuap-cuap Tolak Kenaikan BBM